Aku: Pelaku Penyangkalan atau Penegasan?

Renungan Jumat Agung: 10 April 2009

Bac. I: Yes. 52:13-53:12 & Bac.II: Ibr. 4:14-16; 5:7-9

Yoh. 18:1-19;42

Umumnya, orang lebih suka menyalahkan daripada disalahkan. Tidak perlu sewot dengan pernyataan ini. Sudah sejak nenek moyang kita, Eyang Kakung Adam dan Eyang Putri Hawa, yang jatuh dalam dosa, saling menyalahkan menjadi bagian tidak terpisahkan dalam hidup manusia. Ketika Tuhan bertanya mengapa mereka berdua malu setelah makan buah terlarang, Adam menyalahkan Hawa dan Hawa menyalahkan ular dan ular yang malang, karena tidak bisa berkomunikasi dengan Yang Maha Suci, tidak bisa menyalahkan siapa-siapa lagi. Apa yang sebenarnya terjadi ketika kita saling menyalahkan? Yang terjadi adalah kita berhenti menjadi subjek, berhenti menjadi pelaku, menolak menjadi diri kita sendiri. Dari sudut tata bahasa, menyalahkan adalah kata kerja aktif. Aku menyalahkan kamu, berarti aku menjadi subjek atau pelaku dan kamu menjadi objek atau sasaran kesalahan. Akan tetapi, subjek di sini bukanlah subjek positif melainkan subjek negatif. Positif dan negatif di sini bukan dalam arti moral, baik dan buruk. Subjek negatif (dari kata Latin, negare, artinya menyangkal) berarti pelaku penyangkalan: ia menolak bertanggungjawab atas sesuatu. Ia menolak mengambil peran dan tempat dalam suatu peristiwa dan melemparkannya kepada pihak lain. Sebaliknya, subjek positif (dari kata Latin, porre, artinya meletakkan hingga terlihat, bahasa Betawinya pasang badan) adalah subjek penegasan: ia berani mengambil peran dalam peristiwa tertentu. Inilah yang dilakukan Yesus sepanjang kisah sengsara yang kita renungkan pada hari Jumat Agung. Petrus, orang-orang Yahudi, dan Pilatus adalah pelaku-pelaku penyangkalan di hadapan Sang Kebenaran. Dan Yesus adalah satu-satunya pelaku penegasan: Akulah yang kamu cari, Aku datang untuk memberi kesaksian tentang Kebenaran. Kisah saling menyalahkan yang dilakukan Yangkung Adam dan Yangti Hawa diganti oleh kisah penegasan yang dilakukan oleh Yesus dalam Kisah Sengsara.

Published in: on 10 April 2009 at 6:40 pm  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://putrantotri.wordpress.com/2009/04/10/56/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: