Ada RohNya di dalam Diri Kita

Renungan Harian: Rabu, 29 April 2009

Bac I. : Kis. 8:1b-8

Injil Yohanes 6:35-40

Tidak pernah ada yang mudah untuk sebuah keberhasilan. Untuk lulus ujian, para siswa harus belajar. Untuk mendapatkan badan yang sehat tidak cukup mengenakan kalung atau gelang ber-energi positif, tetapi orang harus olah raga dan mengatur pola hidup yang baik. Bisa dibayangkan, bagaimana sulitnya para murid Yesus yang mendapat perintah untuk meneruskan karya Sang Guru menghadirkan Kerajaan Allah? Bukan cuma sulit, tetapi super sulit, kalau bukan hampir mustahil dari kaca mata manusiawi. Bisa dibayangkan, bagaimana sebuah kelompok yang kehilangan Sang Guru dan PemimpinNya, ditolak dan diancam oleh para pemimpin bangsanya, diteror dan dicari-cari untuk diseret ke dalam penjara. Lalu komunitas itu tercerai-berai, tanpa lagi ada rujukan kepemimpinan. Tersebar begitu saja. Namun toh, kelompok ini bukan saja tetap bertahan, di bawah pertama-tama ancaman penjara, siksaan, dan hukuman mati dari para petinggi agama Yahudi, lantas secara lebih dasyat, secara sistematis, juga ditindas oleh para pemimpin Kekasiaran Romawi (satu-satunya superpower pada masa itu), tetapi, kelompok yang disebut Kristen ini akhirnya menjadi satu-satunya kelompok yang kepercayaannya diakui di seluruh kekaisaran Roma. Dan keyakinan mereka, sampai saat ini masih bertahan, dan kita terima sekarang ini, kita hidupi. Apakah hal ini mungkin kalau semata-mata disandarkan pada kekuatan manusiawi? Tidak mungkin. Ada kekuatan lain yang dulu memberi daya hidup kepada para Rasul dan pengikut Yesus di masa Gereja Perdana. Dan daya yang sama masih bekerja di dalam Gereja, di dalam diri setiap anggotanya, di dalam diri kita masing-masing, saat ini. Sekarang ini.

Published in: on 28 April 2009 at 4:15 pm  Comments (4)  

The URI to TrackBack this entry is: https://putrantotri.wordpress.com/2009/04/28/ada-rohnya-di-dalam-diri-kita/trackback/

RSS feed for comments on this post.

4 CommentsLeave a comment

  1. Begitulak kita, lambat menyangka
    Bahwa bagian yg terlemah dari diri
    Justru yg menegakkan sekujur tubuh ini.

    Salam Damai!

    • Benar Sekali
      Seperti Sabda Tuhan
      Daging memang lemah
      tetapi Roh Kuat
      Maka selain menggalakkan Olah raga
      Perlu juga diimbangi dengan Olah Rohani

      Salam Damai Juga dan Trima Kasih atas komentarnya
      Tuhan memberkati

      • Mulai kusadari hal itu belakangan ini.
        Daging itu lemah, makanya penuntut.
        Roh itu kuat, makanya penurut.

        Salam Damai!

  2. Roh kuat karena Dialah penopang hidup
    dan abadi sifatnya
    Daging lemah karena dia akan punah
    kembali menjadi tanah

    Salam Damai selalu


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: