KasihNya Tiada Pernah Berubah

Renungan Harian, Rabu, 24 Juni 2009

HARI RAYA KELAHIRAN YOHANES PEMBAPTIS

Yes.: 49:1-6

Luk. 1:57-66.80

Orang pernah bilang: segala di alam semesta ini berubah. Ya, semuanya berubah: bayi berubah menjadi anak kecil, yang kemudian juga berubah jadi seorang remaja, bapak-bapak, dan tua sebagai kakek. Bukan hanya usia, tetapi suasana hati juga berubah: sedetik yang lalu penuh sukacita, kemudian karena suatu peristiwa entah karena hinaan, atau merasa diabaikan dan tidak diterima, terbitlah kemuraman. Lihat saja alam raya, juga menampilkan perubahan yang nyata: siang berganti malam, matahari digusur bulan, gelapnya malam datang mengusir terangnya siang. Tampaknya, perubahan memang tidak terelakkan. Adakah yang tidak berubah? Ternyata ada! Bacaan dari Kitab Yesaya hari ini menggemakannya: aku telah memanggil kamu sejak kamu berada di dalam kandungan ibumu dan menyebut namamu sejak kamu berada di dalam perutnya. Apa artinya? Artinya, Allah memilih kita sejak kita masih lemah, belum bisa berbuat apa-apa. Allah telah menilai kita berharga, menerima kita sebagai buah hatiNya, sebelum dunia menerima atau menolak kita, sebelum umat manusia memuji atau mencaci kita. Artinya: kasih Allah tetap abadi, tidak berubah, tidak tergantung dari jasa atau dosa kita, dari puji atau maki dunia. Dunia boleh berubah, tetapi kasihNya tetap abadi. Kita dapat saja bergelut dengan perubahan itu, sampai mengeluh seperti keluhan sang nabi: aku telah berupaya tetapi sia-sia belaka. Tapi, orang yang sadar bahwa dirinya senantiasa dicintai Tuhan akan berkata: tetapi jaminanku ada pada Allah. Orang yang menyandarkan dirinya pada Allah laksana memiliki batu barang yang kokoh dalam hidupnya, tempat ia berdiri dan bersandar. Ia bisa jadi menderita dan dipengaruhi oleh perubahan dunia, tetapi tidak dilumatkan olehnya. Kesepian, kesendirian, penolakan, kegagalan, bisa jadi menekannya, tetapi tidak menghancurkannya karena jaminannya pada Allah semata. Ini yang membuat orang beriman tetap bangkit, walau seolah jatuh ribuan kali.

Published in: on 23 June 2009 at 5:25 pm  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://putrantotri.wordpress.com/2009/06/23/kasihnya-tiada-pernah-berubah/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: